Senin, 31 Oktober 2011

Makalah IBD Peran Kebudayaan dalam membentuk kepribadian


MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR
PERAN KEBUDAYAAN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN
Gdarma_2


Disusun oleh :
NAMA                                   : Anak Agung Istri Cyntia Kusuma Dewi
KELAS / JURUSAN             : 1EA26 / MANAJEMEN
NPM                                      : 10211686

UNIVERSITAS GUNADARMA
Jalan KH.Noer Ali Kalimalang
Bekasi 17145 Telp. (021)88860117

Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar
Dosen :Muhammad Burhan Amin
TAHUN 2011

Program Sarjana Manajemen
UNIVERSITAS GUNADARMA
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa ,karena dengan karunia nya penyusun dapat menyelesaikan makalah ini.Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan kepada pembaca tentang Peran Kebudayaan Dalam Membentuk Kepribadian.
Makalah ini berisi informasi tentang Peran Kebudayaan Dalam Membentuk Kepribadian ,yang diharapkan dapat memberikan informasi kepada para pembaca.
Tak lupa pula saya ucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan tugas makalah ini.
Khususnya saya ucapkan kepada guru saya Bpk. Muhammad Burhan Amin selaku dosen mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, yang telah memberi tugas makalah ini sehingga sangat memberi saya pelajaran akan hal-hal yang baru buat saya dalam penyusunan sebuah makalah. Juga saya ucapkan kepada Orang tua dan teman-teman saya yang senantiasa mendukung dan memotivasi saya, serta memberi masukan-masukan yang sangat berguna dalam penyelesaian tugas makalah ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna,oleh karena  itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir.Semoga Tuhan meridhoi segala usaha kita.Amin
 Hormat saya,
i
DAFTAR ISI

 Kata Pengantar………………………………………………………………………...i
Daftar Isi………………………………………………………………………………ii
Bab 1 Pendahuluan…………………………………………………………………....1
1.Latar Belakang……………………………………………………………………….1
2.Tujuan………………………………………………………………………………..1
3.Sasaran……………………………………………………………………………....1
Bab 2 Permasalahan…………………………………………………………………...2
1.Kekuatan…………………………………………………………………………....2
2.Kelemahan……………………………………………………………………….....2
3.Peluang…………………………………………………………………………......2
4.Tantangan/Hambatan………………………………………………………………..2
Bab3 Kesimpulan  
dan Rekomendasi……………………………………………………………......…...3
1.Kesimpulan…………………………………………………………………………..3
2.Rekomendasi…………………………………………………………………………3
3.Referensi……………………………………………………………………………...3
ii

BAB    I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Tema yang diberikan adalah “Pengaruh Kebudayaan Dalam Membentuk kepribadian”. Budaya merupakan salah satu unsur dasar dalam kehidupan social. Budaya mempunyai peranan penting dalam membentuk pola berpikir dan pola pergaulan dalam masyarakat, yang berarti juga membentuk kepribadian dan pola pikir masyarakat tertentu. Budaya mencakup perbuatan atau aktivitas sehari-hari yang dilakukan oleh suatu individu maupun masyarakat, pola berpikir mereka, kepercayaan, dan ideology yang mereka anut.
2. Tujuan
Dalam makalah yang saya buat ini diharapkan dapat menambah wawasan saya dan pembaca untuk dapat menentukan kepribadian yang baik dalam ruang lingkup budaya di sekitarnya, antara lain :
1. Mengetahui peran budaya dalam pembentukan kepribadian yang baik
2. Mengetahui berbagai macam masalah tentang kebudayaan
Setiap kebudayaan pasti bermacam – macam dan mempunyai persoalan tersendiri denagn memahaminya kita bisa memecahkan masalah tersebut dengan cara yang lebih baik.
3. Dapat menambah pengetahuan tentang kebudayaan.
3. SASARAN
Dalam Ruang lingkup yang lebih luas Peran Kebudayaan Nasional Indonesia terdapat beberapa poin :
  • Akar Kebudayaan Indonesia
  • Kebudayaan Barat di Indonesia
  • Dampak Positif dan Negatif
1
Bab     II
PERMASALAHAN

1   Kekuatan (Strength)
  • Peran Kebudayaan yang ada dalam masyarakat dapat dijadikan titik acuan dalam membentuk kepribadian seseorang atau kelompok masyarakat.
  • Kebudaayaan dapat dijadikan panduan dalam membentuk mental seseorang.
  • Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah seseorang/masyarakat sebagai pelaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan seseorang/masyarakat.
2    Kelemahan (Weekness)
  • Masyarakat sering sekali menerima langsung kebudayaan-kebudayaan negative yang seharusnya dan memang bertentangan dengan norma-norma, karena kebudayaan negative inilah yang tidak dapat mengubah kepribadian seseorang/masyarakat.
  • Kebudayaan daerah masih sering tidak dianggap oleh masyarakat local sendiri. Sehingga kepribadian yang didapat bukan berasal dari tanah airnya sendiri.
3    Peluang (Opportunity)
  • Dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan kebudayaan bangsa lain yang tidak dapat dijangkau kepada masyarakat agar mereka pun dapat mengenalnya.
  • Mulai diperkenalkannya kebudayaan kepada generasi penerus melalui pendidikan yang ada.
4    Ancaman (Theat)
  • Peluang kebudayaan-kebudayaan luar yang negative sangat besar untuk ditiru.
  • Hampir sedikit masyarakat yang mengenal kebudayaan daerahnya masing-masing, sehingga lambat-laun kebudayaan local akan sedikit dikenal oleh generasi berikutnya.
2
BAB    III
Kesimpulan Dan Rekomendasi
1   Kesimpulan
         
          Kebudayaan dan kepribadian adalah sesuatu yang mutlak yang terdapat pada suatu masyarakat, karena tanpa kebudayaan dan kepribadian suatu masyarakat tidak akan berkembang si antara masyarakat yang satu dengan yang lain pasti terdapat kebudayaan yang berbeda pula. Karena itulah bila kita mempelajari kebudayaan orang lain kita tidak boleh memandang dari sudut pandang kebudayaan kita sendiri karena akan menyebabkan kesalahpahaman dan kerancauan.
2    Rekomendasi
  • Masyarakat dapat mengembangkan dan menjalankan karakter budaya masing-masing dengan baik tanpa menghalangi atau membatasi perilaku asertif berkembang dalam diri masyarakat itu sendiri.
·         Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sejak dini
·         Berusaha menghidupkan kembali semangat toleransi, kekeluargaan, keramah-tamahan dan solidaritas yang tinggi.

Daftar Referensi


3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar